Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pentingnya Berbuat Baik Kepada Sesama


Pengertian Berbuat Baik

Berbuat baik adalah melakukan sesuatu yang menghasilkan efek positif untuk diri kita sendiri atau orang lain. Berbuat baik hendaknya dilakukan dengan hati yang tulus tanpa mengharap imbalan karena tidak semua orang membalas kebaikan dengan kebaikan.  
 
Berbuat baik terdapat beberapa tingkat dari ringan, sedang hingga ekstrim. Berbuat baik untuk oang lain menurut pengalaman saya amannya ada di tingkat sedang, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik keberadaan.

Manfaat Berbuat Baik

Melakukan kebaikan adalah tindakan terpuji yang memberi efek besar pada kehidupan kita bila dilakukan sesuai dengan porsinya, tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu berlebihan. Berbagai macam manfaat berbuat baik diantaranya :

  • Membuat hati kita menjadi tenang dan damai
  • Membuat pikiran menjadi lebih terbuka , lebih mudah mencari jalan keluar dalam menghadapi masalah
  • Mendapat balasan kebaikan dari hal yang tidak disangka-sangka saat kita dalam kesulitan
  • Membuat orang lain segan terhadap kita (segan untuk berbuat tidak baik kepada kita)

hal-hal diatas dapat kita rasakan energi positifnya saat kita berbuat kebaikan karena sebenarnya tidak ada sesuatu yang hilang, sesuatu hanya akan berpindah dan akibatnya akan kembali kepada diri kita sendiri. 
 
Sama halnya dengan berbuat baik, ketika kita melakukannya maka kebaikan itu akan kembali pada diri kita sendiri dalam bentuk kebaikan yang berbeda dan seringkali kadarnya lebih banyak berkali-kali lipat dari kebaikan yang kita perbuat.

Mengapa saya mengatakan berbuat baik harus dilakukan sesuai dengan porsinya yaitu jangan berlebihan?

Saya akan menjelaskannya disini

Pasti anda bertanya-tanya, 
 
" kenapa kebaikan tidak boleh dilakukan berlebihan? Padahal itu kan kebaikan, bukannya malah lebih baik seperti itu ya? "

Ini murni pendapat saya dan prinsip saya, anda boleh menerapkannya atau juga boleh tetap pada prinsip anda karena setiap manusia punya lika-liku dan perjalanan hidup yang berbeda-beda, namun saya ingin berbagi pengalaman yang saya rasakan tentang berbuat baik.


Di dunia ini terdapat berbagai macam karakter manusia sesuai dengan kondisi yang ada di sekitarnya meliputi lingkungan pertemanan, cuaca di daerahnya, prinsip keluarganya, pekerjaannya dan lain-lain. 
 
 
Hal ini menyebabkan manusia terbagi-bagi dalam karakter yang berbeda-beda yang dapat kita temui di lingkungan pertemanan kita. Dari berbagai macam karakter yang saya temui dari masa kecil hingga dewasa, saya mendapati 2 kesimpulan yakni :
 
1. Kebaikan berbalas kebaikan juga
 
2. Kebaikan berbalas dimanfaatkan


Adalah hal yang sangat menggembirakan apabila kebaikan kita dibalas dengan kebaikan pula, namun jika yang terjadi malah sebaliknya rasanya akan sangat pahit dan membuat kita terjebak dalam situasi serba tidak enakan untuk menyudahi kebaikan kita.
 
 Ya, betul ... karena kita akan merasa setiap kebaikan yang dilakukan rasanya hanya diperas dan dipaksa untuk melakukan kebaikan-kebaikan lain yang menguntungkan pihak lain namun merugikan diri kita sendiri. 
 
Itulah tanda-tandanya saat kebaikan kita terlalu melebihi dosis sedang. Jika anda mengalami kondisi tersebut maka segeralah sadar, jangan sampai orang lain yang kita perlakukan baik, merugikan kita sampai berakibat pada suatu keburukan. 
 
" Bukankah kebaikan itu berefek positif? jangan sampai berefek keburukan. "

Apakah anda masih bingung seperti apa contohnya?

Contohnya adalah ketika orang lain sedang dalam kesulitan, anda berusaha berbuat baik kepadanya dengan mengorbankan waktu/ tenaga/ uang anda guna meringankan sedikit kesulitannya namun bukannya dia serius bekerja lebih keras untuk menyelesaikan masalahnya, dia malah terus meminta tolong kita untuk membantunya sedangkan dia sendiri bersantai-santai setelah mendapat bantuan kita.

Lantas bagaimana jika sudah terlanjur terjebak dalam kondisi tersebut?

Saya pernah mengalaminya, setelah berkali-kali saya mengalami hal itu, pada akhirnya saya berhenti membantunya dan mulai menjaga jarak jangan sampai terlibat terlalu dekat dengan urusannya.
 
 Setelah pengalaman itu, saat saya berbuat baik kepada orang lain, saya tidak akan memaksakan sampai mengorbankan waktu/ tenaga/ uang saya untuk membantu orang lain. Saya akan membantu sebisa yang saya mampu dan harus dengan perasaan yang pasrah supaya jika dia mengecewakan saya maka saya sudah ikhlas menerimanya.

Karena sesungguhnya orang yang baik adalah orang yang membalas kebaikan dengan kebaikan pula, bukan memanfaatkan kebaikan orang lain dan merugikan orang lain yang sudah membantunya/ berbuat baik padanya.

Contoh berbuat baik

Berbuat baik sangatlah luas penjabarannya, namun kita bisa memulainya dari hal-hal kecil seperti :
 

Memberikan manfaat kepada sesama

Contoh :
teman anda sedang kesulitan memahami pelajaran fisika, kebetulan anda bisa lebih cepat memahami pelajaran tersebut maka bantulah dia dengan menjelaskan apa yang anda pahami secara utuh sampai dia paham betul.


● Menghargai perasaan orang lain

Contoh :
  1. Jangan pernah pamer sesuatu sekecil apapun, orang lain bisa saja tersakiti dengan hal remeh yang kita pamerkan.
  2. Jangan bertanya hal yang bersifat pribadi atau bersifat sensitif kepada orang lain, bisa jadi dia malu mengatakan kenyataannya.
  3. Jangan mengejek/ melakukan bully walaupun hanya sekedar bercanda bisa jadi dia sakit hati dan menangis ketika sampai di kamarnya.

● Membantu sesuai kemampuan (tidak memaksakan)

Contoh :
Ketika teman membutuhkan bantuan sebanyak 100% tetapi anda hanya memiliki 10% maka berikanlah 10% jangan memaksakan memberi 100%


● Bertutur kata yang baik

Contoh :
Membiasakan diri berkata yang formal, tidak memanggil seseorang dengan julukan yang jelek, panggilah sesuai namanya.


● Menghargai prinsip orang lain

Contoh :
Tidak menyalahkan/ tidak membenarkan sepenuhnya pendapat orang lain , berusahalah ada di tengah-tengah karena umumnya orang tidak suka jika pendapatnya disalahkan.

● Berpenampilan rapi

Contoh :
Berpenampilan formal yang sopan dan rapi. Entah mengapa saya merasa jika kita berpakaian sopan dan rapi maka emosional kita juga ikut terbawa hawa positif untuk melakukan hal-hal yang baik dan orang lain juga jadi segan kepada kita.

● Berjalan yang baik

Contoh :
Satat berjalan hendaknya menunduk dengan maksud merendah hati dan tidak memandang orang lain dengan meremehkan.

Dengan hal-hal sederhana diatas, kita akan meminimalkan perbuatan tidak baik karena jika hal diatas tidak dilakukan, kita seringkali tidak sadar telah menyakiti hati orang lain dan menambah jumlah orang yang tidak suka terhadap kita. Tanpa sengaja kita menggores hati orang lain hanya dengan tatapan mata, candaan, pedasnya lidah, jahilnya tangan dan masih banyak yang lainnya.

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, yang bisa kita lakukan adalah terus memperbaiki diri menjadi lebih baik tiap harinya. Dalam berbuat baik, kita memantapkan diri untuk jadi lebih baik pula. Semoga segala kebaikan yang kita berikan dapat bermanfaat bagi orang lain dan sekitarnya. 

Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya di EMPATKLIP supaya kita jadi paham tentang hidup yang sebenarnya dan mengetahui lebih banyak tentang hidup yang luas ini.



Terima kasih sudah membaca  

Posting Komentar untuk "Pentingnya Berbuat Baik Kepada Sesama"